Dr. Ardi Wirdamulia Bacaleg Dapil 5 DKI

BACALEG DAPIL 5 Partai Demokrat DKI Jakarta Kramat Jati - Jatinegara - Duren Sawit

Author name: Dr. Ardi Wirdamulia

Meluruskan pikiran tentang model bisnis ojek online

Masalah ojek online atau transport online ini memang susah tidak mudah. Di satu sisi kita memiliki alternatif transportasi selain kendaraan pribadi dan umum. Di lain sisi ojek online ini menyisakan banyak persoalan dari mulai perlindungan tenaga kerja sampai dengan ketidakdisiplinan pengendara ojek online yang merusak tata kota. Dalam membenahi ojek online ini diperlukan pendekatan yang …

Meluruskan pikiran tentang model bisnis ojek online Read More »

Paska Pilpres. Arang atau abu. Masak pilihannya itu?

Paska pilpres ketegangan dan polarisasi sosial tidak juga menurun. Perseteruan beralih pada debat tentang kualitas penyelenggaraan pemilu dan keraguan akan legitimasinya. Sampai tanggal 22 Mei nanti, media kita akan terus disibukkan dengan bahasan tentang kecurangan pemilu oleh kubu 01 vs tuduhan bahwa kubu 02 tidak bisa menerima kekalahan. Rungsing. Saya kira ada baiknya kita berfikir …

Paska Pilpres. Arang atau abu. Masak pilihannya itu? Read More »

Tentang Kita

By : Tuan Wahai Seorang kawan, seorang perempuan, yang memilih berpisah supaya dia tak disiksa lagi, memutuskan mengakhiri hidupnya: mengiris nadi. Darahnya menganak sungai, kental sungguh. Anaknya masuk kamar, bermaksud pinjam handphone untuk tetering, kemudian menjerit. Hampir dua bulan lalu, belum jauh itu. Salah seorang dari netijen tahu persis kisah ini. Cepat-cepat dia dibawa ke …

Tentang Kita Read More »

Revolusi industri 4.0 : Apa hakikatnya dan di mana kita harus berdiri.

Bagaimana kita harus menyikapi revolusi industri 4.0? Saya kira ini pertanyaan penting bagi kita sebagai bangsa. Karena suka atau tidak suka kemajuan itu akan datang dan sangat berpotensi memperlebar jurang ketidakadilan. Tehnologi apapun harusnya berorientasi pada peningkatan kualitas hidup manusia. Ongkosnya bisa banyak. Ada persoalan lingkungan, pergeseran pekerjaan yang dianggap bernilai, ketidakadilan bahkan sampai dengan …

Revolusi industri 4.0 : Apa hakikatnya dan di mana kita harus berdiri. Read More »

Siapa bilang ide quota untuk Taxol itu buruk?

Taxi online adalah perwujudan suatu konsep bisnis sharing-economy. Pada dasarnya ada perusahaan applikasi (bisa transportasi, hotel, atau lainnya) yang mencoba untuk mempertemukan konsumen dan penyedia jasa. Idealnya, pasar ini tercipta karena ada ekses/kelebihan sumber daya. Daripada mobil tidak termanfaatkan mengapa tidak dijadikan alat produksi. Dari situ, marilah kita melihat sharing-economy ini sebagai model business yang …

Siapa bilang ide quota untuk Taxol itu buruk? Read More »

Jika Oum Awe Jadi Presiden

Jika saya jadi presiden, yang beneran ya, bukan cuma petugas partai, saya mau menuntaskan agenda reformasi 1998. Melucuti kekuasaan totaliter negara. Mencukupkan kekuasaan negara sampai yang kita perlukan saja. Setelah hampir 20 tahun berlalu, reformasi 1998 ternyata hanya mampu menjatuhkan simbol-simbol totalitarian. Soeharto dan dwi fungsi ABRI. Bukan esensinya. Tanpa adanya perubahan yang mendasar, kita …

Jika Oum Awe Jadi Presiden Read More »

Bagaimana kita harus meletakkan toleransi, ghirah beragama dan politik identitas.

Dalam empat tahun terakhir ini kosa kata intoleransi menyeruak menjadi diksi penting dalam isu-isu publik. Sesuatu yang seharusnya baik karena memberikan kita kesempatan untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya bersikap toleran dalam berbangsa dan bernegara. Sayangnya, kepentingan politik praktis malah mengaburkan konsep-konsep penting dalam toleransi ini. Membawa kita pada kerancuan berfikir yang pada gilirannya justru membelah …

Bagaimana kita harus meletakkan toleransi, ghirah beragama dan politik identitas. Read More »

Betapa anunya nalar ke-Jokowi-an kalian.

Saya melihat kontestasi politik kita sudah dalam tahap yang mencemaskan. Ini bukan cuma soal benturan horisontal. Ini juga soal rusaknya akal sehat yang tidak akan pulih dengan berakhirnya pilpres 2019. Suram. Mari kita letakkan kembali masalah dalam tempatnya. Jokowi itu presiden. Bukan simbol perlawanan terhadap hantu-hantu. Bukan juga hantu itu sendiri. Jangan mendekati persoalan pilpres …

Betapa anunya nalar ke-Jokowi-an kalian. Read More »