Dr. Ardi Wirdamulia Bacaleg Dapil 5 DKI

BACALEG DAPIL 5 Partai Demokrat DKI Jakarta Kramat Jati - Jatinegara - Duren Sawit

Personal/Life

Paska Pilpres. Arang atau abu. Masak pilihannya itu?

Paska pilpres ketegangan dan polarisasi sosial tidak juga menurun. Perseteruan beralih pada debat tentang kualitas penyelenggaraan pemilu dan keraguan akan legitimasinya. Sampai tanggal 22 Mei nanti, media kita akan terus disibukkan dengan bahasan tentang kecurangan pemilu oleh kubu 01 vs tuduhan bahwa kubu 02 tidak bisa menerima kekalahan. Rungsing. Saya kira ada baiknya kita berfikir …

Paska Pilpres. Arang atau abu. Masak pilihannya itu? Read More »

Memeriksa Cinta

Kepada kalian yang sedang resah, gundah, sedang menapak via Dolorosa, kepada kalian yang sedang butuh bahu untuk rihat sejenak dari pertengkaran dengan si doi, catatlah, tulisan ini tak ditujukan untuk kalian. Maafkan Stand Up Comedy ya Allah… Apakah cinta harus dinyatakan, harus diomong? Saya cenderung memilih ya. Ya, supaya tak jadi php. Cinta harus dinyatakan …

Memeriksa Cinta Read More »

Cinta, masa muda dan getirnya jadi dewasa.

​Cinta. Saya mungkin sudah terlalu tua untuk merasakan daya magisnya. Usia memang membukakan diri pada banyak saat yang menyakitkan. Lalu kita mengeraskan hati. Mengusir jauh romantisme. Sigh. Saat muda, cinta bisa berarti langkah-langkah kecil sepanjang jalan. Dengan tangan saling tergenggam. Erat. Mensyukuri kebaikan hidup. Yang telah mempertemukan. Menatap senyum. Entah untuk yang ke berapa. Pada …

Cinta, masa muda dan getirnya jadi dewasa. Read More »

Settle For the Love We Deserve: A Self Esteem Problem. 

​Ada sepotong quote dalam film  The Perk of Being Wallflower yang tetiba saja terakses dalam memori. Konteksnya saat ada yang berkesah kenapa dia selalu berakhir pada kekasih yang menganggapnya sampah. You settle for the love you think you deserve.  Brilliant acting dari Emma Watson dan Ezra Miller, by the way, tapi itu bukan topik artikel …

Settle For the Love We Deserve: A Self Esteem Problem.  Read More »

Puisi-puisi Cinta. Mungkin Juga Cuma Dusta.

​Kerinduan Pada Cinta. ~ Jakarta 2014 Menghabiskan masa muda di kota hujan. Selalu ada kenangan yang terlintas kala menghirup segarnya tanah basah. The guiltlessness of love. Dulu sekali. Pada suatu jalan sunyi di awal malam. Aku pernah bilang cinta padanya. Seorang gadis dengan mata sebening kaca. Dingin. Menahan sejuta goda untuk letakkan tangan di bahunya. …

Puisi-puisi Cinta. Mungkin Juga Cuma Dusta. Read More »